Tips

7 Tips Lolos USM DIV STAN

“Sekolah adalah Kesempatan, berkah, dan kegembiraan“

-Andrea Hirata-

 

Ide untuk menuliskan tips-tips mengikuti ujian saringan masuk Diploma IV STAN (DIV PKN STAN) ini sudah cukup lama ada di kepala penulis. Well, walau di internet juga sudah banyak bertebaran tulisan sejenis sih. Tapi penulis merasa tetap perlu untuk berbagi. Setidaknya bagi siapapun yang sebelumnya pernah mencoba dan masih belum berhasil. Tenang Sob anda tidak sendiri. Penulis merasa 7 tips di bawah ini yang akhirnya membawa penulis dapat merasakan kuliah gratis sekali lagi sejak lulus DIII tahun November 2009, kuliah lagi selama 1,5 tahun di kampus tercinta mulai September 2014 setelah tiga (3) kali mencoba akhirnya tembus juga. Ok, check these out:

  1. Ber-azzam

Azzam disini maksudnya niat yang sangat kuat, atau tekad dengan determinasi. Maksudnya begini kalau Sob punya keinginan untuk mencoba ikut USM DIV dalam hati itu tidak cukup. Penulis dulu menuliskannya dalam kertas HVS putih lalu menempelkan di dinding kamar sebagai pengingat. Penulis dulu juga membuat jadwal teratur setiap hari berikut jamnya untuk belajar. Penulis juga menyingkirkan sementara semua “distraction” atau pengalih perhatian dalam bentuk apapun saat saat belajar di jadwal yang dibuat. Distraction ini ya termasuk smartphone, social media, anak, suami, istri, pacar, kekasih, you name it. Khusus selama jam belajar itu. Katakanlah 3-5 jam sehari.Lalu tak perlu ceritakan atau share di social media kalau mau ikut ujian.

  1. Latihan, Latihan, Latihan

Yup, berlatih tipe soal-soal yang akan diujikan saat USM nanti. Adapun materi ujian yang diujikan saat dulu penulis mengikuti ujian USM DIV 2014 seperti kita ketahui meliputi TPA, Bahasa Inggris, dan Psikotes. Walau sekarang ditambah Akuntansi Keuangan, Akuntansi Biaya, Manajemen Keuangan, dan Auditing. Berlatihlah setiap hari. Alokasikan waktu khusus tiap hari untuk berlatih mengerjakan soal-soal. Ingat, soal TPA untuk USM DIV STAN Reguler menurut penulis mirip dari TPA Otto Bappenas. Kalau DIV STAR memang TPA Otto Bappenas. So berlatihlah minimal soal TPA level Otto Bappenas dan tentu saja soal yang pernah diujikan. Latihan ini sangat penting untuk merefresh kembali, memupuk keyakinan, menambah kecepatan mengerjakan, melatih insting langkah-langkah mengerjakan soal. Khusus Psikotes berlatihlah semua jenis psikotes yang akan diujikan, antara lain: tes gambar pohon, tes gambar orang, tes pauli/kreplin, tes DISC, Tes melengkapi 8 kotak. Hal ini penting karena akan sangat menghemat waktu saat tes sesungguhnya tidak perlu memikirkan lagi akan menggambar apa. Khusus untuk tes pauli penulis sarankan print sendiri lembar les pauli dan berlatihlah sampai 6x10menit mendapat bolak balik A3 minimal full terisi.

  1. Bentuk Kelompok Belajar Kecil

Dahulu penulis membentuk tim kecil seranggotakan 3 orang sebagai rekan seperjuangan untuk belajar/berlatih bersama setiap hari seusai jam kerja. Menurut penulis tim ini tak perlu banyak-banyak. Pilihlah rekan yang tidak membuat Sob ragu atau kikuk bertanya bila ada soal atau masalah yang tidak mengerti. Intinya your supportive close friend.

  1. Sering-Seringlah Simulasi Ujian

Yah, simulasikan seperti ujian sesungguhnya. Gunakan soal-soal terdahulu dengan alokasi waktu sesungguhnya. Misal 180 soal dalam waktu 150 menit. Walau menurut penulis, lebih baik menargetkan diri sendiri 180 soal dalam waktu 120 menit. Karena 30 menit merupakan spare time untuk menghitamkan lembar jawaban komputer di ujian sesungguhnya. Di ujian sesungguhnya kita tidak dapat melihat kembali soal dan memperbaiki jawaban sesi sebelumnya. Misal untuk TPA dan bahasa inggris. Setelah mengerjakan 120 soal TPA kita tharus lanjut ke sesi soal bahasa inggris dan tidak diperkenankan melihat kembali soal TPA. Dahulu penulis dua kali seminggu melakukan simulasi bersama tim kecil untuk kemudian hasilnya saling ditukarkan dan dicocokkan dengan jawaban yang benar. Malu awalnya karena nilai yang jelek, namun merasa malu itu penting. Sehingga memacu diri untuk belajar lebih giat dan nilai pun meningkat dan meningkat di simulasi-simulasi berikutnya.

  1. Kalau Perlu Ikuti Pelatihan Singkat TPA

Tidak ada salahnya mengikuti pelatihan singkat TPA yang banyak diadakan di kota-kota besar. Dahulu penulis pernah mengikuti di kawasan Point Square Lebak Bulus .Pak Koko nama pelatihnya. Menurut penulis, pelatihan singkat seharian full dari jam 08.00 pagi s.d. 16.30 sore ini berguna sebagai acuan awal atau memberikan basic skill TPA dan materi hafalan TPA dasar yang sangat mungkin telah terkubur karena rutinitas pekerjaan atau kesibukan. Walau tidak ada satupun soal yang sama yang keluar waktu ujian usm div, namun metode pak Koko dan materi TPA nya saya gunakan menghadapi soal yang sama sekali baru atau sulitnya minta ampun, tidak mungkin cara biasa dapat dikerjakan dalam waktu 40 detik.

  1. Malam H-1 Ujian Tidur Cukup dan Jangan Lupa Sarapan Secukupnya Pagi Hari Sebelum Ujian

Tips ini tidak kalah penting, menurut pengalaman penulis kurangnya tidur malam hari sebelum tidur ditambah tidak sarapan lumayan mengganggu performa dan fokus saat ujian. Malam hari sebelum ujian tidurlah jam 9 malam sehingga saat subuh sudah segar dan jangan lupa sarapan secukupnya. Jangan kebanyakan sarapan. Apalagi ngupi dan airnya belum matang, bakal sakit perut.Hahaha (Pengalaman pribadi).

  1. Doa, Minta Restu Ortu, Sedekah

Last but not least, mintalah restu dari kedua orang tuamu. Lebih-lebih bila kedua orang tua masih lengkap, pulang kampung dan minta restu mereka. Minta doa dari orang-orang dekat, keluarga, sahabat, saat akan ujian. Terakhir sedekahlah lebih dari biasanya tiap bulan langsung ke orang-orang yang kurang beruntung, minta doa mereka jangan lupa.

Tips teknis Ujian:

  1. Siapkan semua peralatan tulis yang diperlukan malam hari sebelum ujian
  1. Jangan Lupa Jam Tangan
  1. Pensil 2B dan HB cadangan minimal 3 telah siap
  1. Gunakan Bolpoin untuk Tes Pauli

Penulis pernah melakukan percobaan, lebih cepat dan efisien menggunakan bolpoin saat tes pauli dibandingkan menggunakan pensil. Dengan catatan bolpoin yang digunakan smooth dan reliable.

Sekedar berbagi, materi ujian:

  1. Materi soal & pembahasan usm div sebelumnya bisa download di : 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8
  2. Materi TPA silakan didownload disini.
  3. Ringkasan materi  Akuntansi Keuangan Principle silakan didownload disini dan disini.
  4. Ringkasan materi Akuntansi Keuangan Intermediate silakan didownload disini.
  5. Ringkasan materi  Akuntansi Keuangan Advance silakan didownload disini.
  6. Ringkasan materi  Akuntansi Biaya silakan didownload disini.
  7. Ringkasan materi Manajemen Keuangan silakan didownload disini.
  8. Ringkasan materi  Auditing I silakan didownload disini.
  9. Ringkasan materi  Auditing II silakan didownload disini.

Anyway, itu tips umum dan teknis dari penulis. Buat yang masih belum berhasil di usaha ke-1, ke-2,bahkan ke-3 jangan menyerah, terus berusaha dengan lebih keras dan evaluasi kekurangan masa lalu. Keep in Mind, karena yang ikut usm div ini notabene yang pernah ikut dan lulus usm diii, sehingga perlu standar pribadi yang lebih tinggi untuk nilai. Usaha lahir dan batin maksimal. Insya Alloh berhasil. Salam sukses.

“You can not fail if don’t give up”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s